Sejak Kapan Tarif SmartFren Naik ?
Mungkin benar kalau
Internet adalah salah satu kebutuhan pokok bagi saya, bagaimana tidak,
hampir setiap hari saya memakainya dalam setiap pekerjaan saya, sayapun
lebih terbantu dengan memakai internet. Pilihan paket internet saya
jatuh pada 2 pilihan yang pertama adalah Telkomsel dan SMARTFREN.
Mungkin anda menganggap aneh kok saya pakai 2 ya? Sebenarnya saya
memakainya untuk kebutuhan berbeda, dimana untuk SMARTFREN yang notabene-nya adalah CDMA saya memakainya untuk modem mendampingi Laptop butut saya dan TELKOMSEL saya hanya memakainya sebagai pelengkap gadget mini saya.
Ringkasnya; jika malas
untuk membuka laptop saya memilih untuk memakai HP saja, misalnya di
bandara, stasiun ataupun dalam perjalanan memakai BIS. Kedua paket
inipun tidaklah mahal karena untuk TELKOMSEL saya hanya langganan Opera Mini & WhatsApp seharga Rp 35.000,-/bulan
dan CDMA berlangganan paket Reguler Rp 45.000,-/bulan ; jadi untuk
paket internet saya memakai tidak lebih dari Rp 100.000,-. lagian dengan
memakai paket internet ini saya lebih bisa komunikasi dengan keluarga
saya menggunakan WhatsApp dimana bisa mengirim pesan, suara bahkan gambar. Dan konon karena hal inilah provider SMS nyaris mengalami "penyusutan OMSET" dikarenakan ada WhatsApp.
Salah satu alasan kenapa
saya memakai SMARTFREN, karena provider ini adalah penyedia layanan
internet yang menurut saya paling baik dengan harga terjangkau (Cuman Rp
45.000,-). Namun entah kenapa hampir 2 minggu ini saya hampir dibuat
kesal dengan provider ini yang makin lelet sajah, kontras dengan semakin
banyaknya iklannya "I HATE SLOW". Tidak hanya lelet kadang malah mati.
yang lebih agak membuat saya kaget adalah ada yang tahu nggak ya kalau
tarifnya sekarang naik jadi Rp 49.000,- ?.
Sebenarnya naik sih
tidak masalah toh sayapun kalau beli selalu Rp 50.000,-; namun sore ini
saya agak kaget dengan pulsa Rp 50.000,- saya tetap tidak bisa
mengaktifkan internet malah mendapatkan SMS Cinta dari SMARTFREN "pulsa
anda tidak cukup untuk menikmati layanan ini....". Feeling saya
mengatakan saya harus membeli pulsa lagi nih, dah ketika saya
menambahkan Rp 5.000,- eh paket internet regulernya baru bisa
diaktifkan...

