Bersama Dakwah |
- Netanyahu Ngumpet di Bunker, Tentaranya Ngumpet di WC
- The Washington Post: Hamas Kini Lebih Kuat
- Video Al Qassam Tembak Jatuh Apache Bikin Zionis Stres
| Netanyahu Ngumpet di Bunker, Tentaranya Ngumpet di WC Posted: 19 Nov 2012 05:43 PM PST Sifat pengecut bangsa Israel terungkap ke dunia internasional. Meskipun penjajah Zionis itu yang memulai membombardir Palestina, ternyata mereka ketakutan menghadapi serangan balasan Hamas. Ketakutan atas roket-roket Brigade Izzuddin Al Qassam membuat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersembunyi dalam bunker. Sedangkan sejumlah tentara yang tidak bisa mengakses bunker bersembunyi di WC. Channel 10 melaporkan bahwa Netanyahu bersembunyi dalam bunker, ketika roket Hamas mulai menjangkau tel Aviv. ''Netanyahu bersembunyi ketika roket Gaza menghujani Tel Aviv,'' kata TV Israel itu. Netanyahu sendiri menyadari bahwa Iron Dome (Kubah Besi) yang selama ini digadang-gadang mampu menangkis roket-roket dari Palestina ternyata tidak berfungsi dengan baik. Menurut surat kabar Yediot Ahronot, Iron Dome hanya mampu menjatuhkan 2 dari 84 roket Palestina. Sementara Netanyahu bisa bersembunyi di bunker, Radio Militer Israel memberitakan sejumlah keluarga tentara menuntut agar para tentara yang berada di front pertahanan wilayah selatan dekat dengan Jalur Gaza dibebastugaskan. Tuntutan itu menyusul hantaman roket Hamas di pangkalan pos militer itu yang sedikitnya melukai tiga orang tentara Israel, akhir pekan lalu. Salah seorang pelapor juga menceritakan bahwa saudaranya yang bertugas di front tersebut beserta sejumlah tentara lainnya bersembunyi di WC begitu mendengar sirine tanda serangan roket dari Gaza. "Mereka cerita kepadaku bahwa ia dan teman-temannya bersembunyi di dalam WC saat mendengar bunyi sirine jatuhnya roket Palestina." terangnya. [IK/Rpb/Hdy/IP/bsb] |
| The Washington Post: Hamas Kini Lebih Kuat Posted: 19 Nov 2012 04:31 AM PST The Washington Post mengatakan bahwa Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), yang telah menderita semasa rezim-rezim diktator menguasai dunia Arab, kini menemukan sekelompok negara-negara Arab yang bersahabat dan memperkuat posisinya dalam menghadapi serangan Israel terbesar dalam empat tahun terakhir. Surat kabar itu mencatat, dukungan kepada Hamas datang dari Mesir, Turki, Qatar dan Tunisia. Pernyataan Presiden Mesir Muhammad Mursi Jumat (16/11) lalu ketika ia mengirim Perdana Menteri Hisham Qandil bahwa Israel akan membayar harga "mahal" jika terus menyerang Gaza, merupakan dukungan besar bagi Hamas. Kunjungan itu dinilai sebagai perubahan mendasar kebijakan Mesir pasca revolusi sekaligus menandakan penentangan Mesir terhadap Israel yang menyebut Hamas sebagai teroris. Dukungan Mesir, Tunisia, Qatar dan Turki menjadikan posisi Hamas dalam pandangan dunia semakin kuat dibandingkan dengan selama agresi Israel 2008-2009. Selain itu, dukungan dari dalam negeri juga semakin menguatkan posisi Hamas. The Washington Post menuliskan bahwa Palestina sedang bergerak menjauh dari gerakan Pembebasan Nasional Palestina (Fatah) dan otoritas di Tepi Barat, dan telah menjadi banyak warga di Palestina dan negara-negara Arab melihat ke Hamas sebagai satu-satunya kekuatan yang merupakan tantangan serius terhadap pendudukan Israel di Tepi Barat dan blokade atas Jalur Gaza. Kekuatan Militer Hamas Maju Pesat Jika The Washington Post hanya memotret kekuatan politik Hamas akibat dukungan negara-negara Arab dan dukungan internal warga Palestina, hal lain yang membuat Israel ketakutan adalah kemajuan militer Hamas yang melesat jauh dibandingkan agresi Israel 2008-2009. Saat ini roket-roket Hamas mampu menjangkau 80 Km, melampaui Tel Aviv. Hamas juga telah membuat sejumlah kejutan yang menakutkan bagi kalangan Zionis, tidak terkecuali para tentaranya. Selain mampu menjatuhkan roket ke Tel Aviv, Hamas telah menjatuhkan sedikitnya dua pesawat tempur Israel, sebuah Apache dan mendaratkan roket ke kapal perang Israel. [IK/WP/Jzr/bsb] |
| Video Al Qassam Tembak Jatuh Apache Bikin Zionis Stres Posted: 19 Nov 2012 12:21 AM PST Brigade Izzuddin Al Qassam lagi-lagi memberikan kejutan kepada Zionis. Sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) itu berhasil menembak jatuh sebuah helikopter Apache milik angkatan udara Israel di sebelah utara Gaza. Dalam pernyataan resminya, Al Qassam juga mengumumkan bahwa rekaman video operasi penembakan Apache itu telah disebarkan. Al Qassam juga menyebarkan video sejumlah operasi spektakuler lainnya seperti penembakan terhadap pesawat F16 dan pesawat Drone Israel. Drone Israel ditembak jatuh beberapa hari lalu di Khanyunis, setelah membantai sebuah keluarga Palestina. Sedangkan pesawat F16 ditembak jatuh dari langit gaza ketika pesawat itu menyerang warga. Video penembakan Apache dan pesawat-pesawat Israel merupakan psy war yang membuat tentara Israel semakin depresi. Sebelumnya, pasukan negara Zionis itu dibuat ketakutan oleh roket-roket Al Qassam yang jangkauannya semakin jauh, hingga mampu menghantam Tel Aviv. Sedemikian takut dan stresnya tentara Israel dapat digambarkan dari siaran Radio Militer Israel yang memberitakan bahwa sejumlah tentara bersembunyi di WC ketika mendengar sirine peringatan jatuhnya roket Hamas. [IK/IP/bsb] |
| You are subscribed to email updates from Bersama Dakwah To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
