catatan saifudin hidayat

be better

Bersama Dakwah

Bersama Dakwah


  • Rusia Tangkapi Puluhan Aktifis Hizbut Tahrir
  • Ancam Musnahkan Gaza, Israel Target Serang Anak-anak
  • #IndonesiaTanpaJIL Menuntut Penghentian Liberalisasi Pelajar Dan Mahasiswa

Rusia Tangkapi Puluhan Aktifis Hizbut Tahrir

Posted: 12 Nov 2012 06:02 PM PST


Salam sejahteraku untukmu
Wahai Hizbut Tahrir Rusia
Cobaan datang menguji iman
Nurani dan kebebasan…


Nasyid itu agaknya mewakili kondisi yang saat ini dihadapi Hizbut Tahrir Rusia. Setidaknya, enam aktifis Hizbut Tahrir Rusia ditangkap polisi negara eks komunis itu, Senin (12/11). Polisi menangkap mereka dengan tuduhan telah mendistribusikan bahan bacaan dan melakukan rekrutmen anggota baru.

Bukan hanya dilarang, Hizbut Tahrir juga dinyatakan sebagai kelompok teroris internasional oleh Mahkamah Agung Rusia sejak tahun 2003 silam.

Para pejabat mengatakan organisasi yang bertujuan mendirikan negara Islam itu sedang aktif melakukan rekrutmen di masjid-masjid di ibukota Rusia, Moskow, demikian kutip Hidayatullah.com dari Voice of America (VOA).

Laporan-laporan mengatakan sudah 60 anggota Hizbut Tahrir ditahan di Moskow dalam beberapa pekan terakhir.

Sebagaimana masa Al Ikhwan al Muslimun di Mesir sebelum revolusi, Rusia memperlakukan organisasi ini dengan tidak manusiawi. Berbagai tekanan dan stigma dilakukan pemerintah Rusia untuk memberangus kehadiran kelompok dakwah yang mengusung khilafah ini. Banyak aktivis Hizbut Tahrir dijembloskan ke penjara dan dikaitkan dengan teroris hanya karena membawa selebaran berisi ajakan dakwah Islam.

Selain memberikan stigma teroris, rezim Rusia, juga mengaitkan organisasi ini dengan Partai Islam Turkistan.

Di sisi lain, seiring represifitas pemerintah, jumlah pemeluk Islam di Rusia terus bertambah dan masjid-masjid semakin ramai. Tahun 2010, media setempat mengumumkan, agama Islam, menjadi agama terbesar kedua di Rusia setelah Kristen Ortodoks.

Surat kabar Nezavisimaya Gazeta tahun 2012 mengatakan, "Islam merupakan agama terbesar kedua di negara ini." [IK/Hdy]

Ancam Musnahkan Gaza, Israel Target Serang Anak-anak

Posted: 12 Nov 2012 02:22 AM PST


Setelah melancarkan sejumlah serangan udara ke Gaza dalam beberapa hari terakhir, Pemerintah Zionis Israel mengancam akan meningkatkan eskalasi yang lebih mematikan ke kota yang dipimpin Hamas itu.

"Selama dua hari terakhir, milter Israel (IDF) telah mengevaluasi sejumlah pilihan untuk menanggapi lebih keras terhadap Hamas dan organisasi lainnya di Gaza. Kami akan menyerang dengan sebuah peningkatan intensitas," ancam Menteri Perang Israel, Ehud Barak, Senin (12/11).

Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu juga memperingatkan eskalasi serangan darat. "Angkatan Darat akan bertindak tegas terhadap organisasi di Jalur Gaza. Mereka akan menerima pukulan kuat dari tentara kami," tegas Netanyahu.
Sementara itu, juru bicara Kementrian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, Dr. Ashraf Qudra mengatakan bahwa korban warga sipil Palestina akibat serangan udara Israel ke wilayah timur Jalur Gaza, Sabtu (10/11), membuktikan bahwa Israel sengaja menarget anak-anak dan pemuda dari penduduk Jalur Gaza secara khusus.

Seperti dikutip InfoPalestina, Qudra menjelaskan, serangkaian serangan berdarah yang dilakukan militer Zionis Israel di Jalur Gaza membuktikan bahwa para pemimpin dan serdadunya mempertaruhkan pembunuhan anak-anak dan pemuda Palestina yang terisolasi. Aksi teror Israel itu difokuskan secara sistematis kepada para remaja dan anak-anak di Jalur Gaza.

Qudra menambahkan, data yang ada menunjukkan bahwa sebagian besar korban agresi Zionis Israel selama awal Nopember adalah mereka yang berusia antara 13 sampai 20 tahun. [IK/IP/bsb]

#IndonesiaTanpaJIL Menuntut Penghentian Liberalisasi Pelajar Dan Mahasiswa

Posted: 12 Nov 2012 01:54 AM PST


Hampir setiap hari kita diperlihatkan contoh nyata prilaku pelajar dan mahasiswa yang semakin jauh dari nilai-nilai agama. Sering sekali kita mendengar berita mengenai pelajar dan mahasiswa yang kehilangan nyawanya sia-sia dalam tawuran. Banyak juga cerita mengenai rusaknya moral pemuda, mulai dari mereka yang menjadi budak narkoba dan hingga korban gaya hidup liberal yang menjerumuskan mereka ke dalam pergaulan bebas sehingga merelakan kehormatannya hanya demi uang dan kenikmatan duniawi.

Kondisi di atas diperparah dengan sistem dan kurikulum pendidikan yang tidak mendekatkan pelajar dan mahasiswa pada nilai-nilai agama, karena dalam sepekan hanya 2 (dua) jam pelajaran agama diberikan kepada mereka. Pendidik dengan pemikiran "ngawur" semakin menjamur. Ada dosen yang mengajarkan bahwa Allah hanya melihat taqwa seseorang, bukan orientasi seksualnya, bahkan ada juga yang menuliskan lafadz "Allah" hanya untuk diinjak-injak di depan kelas. Karena dididik oleh para pendidik yang seperti itu, muncullah generasi mahasiswa yang dengan berani mengatakan "selamat datang di kampus bebas tuhan" dan berteriak lancang, "mari kita berdzikir Anjinghu Akbar".

Demi menyelamatkan generasi muda Indonesia, #IndonesiaTanpaJIL menyeru:
• Kepada pemerintah, melalui Kemendikbud, untuk menghentikan liberalisasi agama dalam kurikulum pendidikan di Indonesia.
• Kepada para pendidik, untuk berani menolak kurikulum pendidikan yang menjurus pada liberalisasi agama yang dipaksakan kepada mereka.
• Kepada media massa, untuk mendukung upaya penyelamatan generasi muda Indonesia.
• Kepada orang tua, untuk memperhatikan penanaman nilai-nilai agama kepada anak-anaknya, karena keluarga adalah benteng terakhir moralitas generasi muda Indonesia.

#IndonesiaTanpaJIL adalah gerakan simpatik yang peduli terhadap bahaya pendangkalan 'aqidah umat Muslim. Gerakan ini didukung oleh para akademisi, cendekiawan Muslim, kaum profesional, aktivis mahasiswa, pelajar, hingga kalangan ibu rumah tangga dan selebritis.

Bandung, 10 November 2012
Fajar Arif Kristanto
Koordinator Pusat #IndonesiaTanpaJIL
You are subscribed to email updates from Bersama Dakwah
To stop receiving these emails, you may unsubscribe now.
Email delivery powered by Google
Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610