Bahaya Karena Sering Ganti Pasangan - Berganti-ganti pacar biasanya dilakukan dengan alasan untuk mencari yang terbaik. Tetapi jika Anda merasa tidak bisa hidup tanpa pasangan sehingga setelah putus langsung menjalin hubungan kembali dan itu terjadi terus-menerus, bisa menjadi berbahaya.
Setiap orang tentu ingin menemukan pasangan yang terbaik untuk masa
depan. Tetapi, bukan dengan menjadi “serial dater”. Menjalin hubungan
hanya karena merasa tidak tahan dengan status lajang, justru bisa
membawa kekecewaan lebih dalam. Ketahui bahaya ganti-ganti pacar, yang
dilansir dari associatedcontent.com, agar Anda bisa menghindarinya.
Kekecewaan berulang
Seorang yang sering gonta-ganti pacar cenderung menghabiskan sebagian
besar hidup mereka dalam kekecewaan. Itu karena mereka mengandalkan
orang lain untuk mendapat kebahagiaan.
Mungkin terdengar klise, tetapi sumber kebahagiaan berasal dari diri
sendiri. Melihat pasangan sebagai sumber kebahagiaan hanya akan
menimbulkan rasa sakit karena apa yang mereka lakukan tak akan pernah
terasa cukup.
Ketidakmandirian
Seorang “serial dater” segera mencari pacar baru setelah putus bisa jadi
karena ia selalu mengandalkan orang lain dalam banyak hal. Seperti
untuk menjemputnya, menemaninya berbelanja dan banyak hal ini. Hal ini
justru membuat dirinya makin terjebak dalam ketidakmandirian.
Menjalin hubungan untuk menghindari kesendirian mungkin tampak seperti solusi yang pas. Tetapi bagi “serial dater” justru banyak waktu yang terbuang karena menjalin hubungan yang buntu. Padahal bisa saja ada kemungkinan untuk mendapatkan pasangan yang pas. Namun, karena mereka sedang menjalin hubungan yang tidak jelas, kesempatan pun pergi begitu saja.
Dan mungkin masih banyak yang lain akibat buruk dari seringnya anda ganti ganti pasangan.
