Bersama Dakwah |
- Idul Adha, PKS Terjunkan Puluhan Ribu Khatib
- Jelang Pilwali Tanjung Pinang, Kantor PKS Dirusak Sejumlah Pria Bermotor
- Khutbah Idul Adha Anis Matta
| Idul Adha, PKS Terjunkan Puluhan Ribu Khatib Posted: 25 Oct 2012 03:18 PM PDT ![]() Idul Adha 1433 H menjadi bukti 'positioning' Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai partai dakwah. Selain memobilisasi kadernya untuk berqurban, PKS juga menerjunkan puluhan ribu kadernya sebagai khatib Shalat Idul Adha yang akan berlangsung pagi ini di seluruh Indonesia. PKS Jawa Tengah, misalnya. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) yang dikomandani oleh Ustadz Abdul Fikri Faqih itu menerjunkan 1.000 khatib. Abdul Fikri melepas langsung 1.000 Khatib tersebut, di Desa Gemawang, Jambu, Kabupaten Semarang, Rabu (24/10). "Program 1.000 Khatib ini adalah program bidang kaderisasi. Tujuannya untuk menguatkan kiprah Partai dakwah ini dalam konteks keummatan," ungkap Ketua Bidang Kaderisasi DPW PKS Jateng Ustaz Jasmin pada hari yang sama. Di luar Jawa, program serupa juga dilakukan oleh partai Islam berlambang dua bulan sabit kembar itu. DPW PKS Kepulauan Riau, misalnya. DPW yang berpusat di Kota Batam itu juga memberikan kontribusi untuk mendakwahi dan menginspirasi umat melalui khutbah Idul Adha pagi ini. Para petinggi DPW dan DPD setempat terjadwal memberikan khutbah di sejumlah masjid di Batam. Mulai Ketua DPW, Ketua DSW, hingga kaderisasi DPD dan Pengurus DPC. [JJ/Rpb/Twt] |
| Jelang Pilwali Tanjung Pinang, Kantor PKS Dirusak Sejumlah Pria Bermotor Posted: 25 Oct 2012 12:20 AM PDT Kantor DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, dirusak sejumlah pria tak dikenal, Rabu (24/10) malam. Saksi mata mengaku sempat melihat mereka menggunakan sepeda motor Yamaha Mio dan RX-King melempari kantor yang berlokasi di Jalan DI Panjaitan itu dengan batu dan botol. "Pelaku kabur setelah melemparkan botol minuman dan di area perkantoran ditemukan kertas yang berisi ancaman," ujar salah seorang saksi, Kamis (25/10). Menurut detik.com yang memantau lokasi, sejumlah peralatan kantor ditemukan hancur, begitu juga dengan bagian pintu kaca yang pecah berserakan di teras kantor. Sebelumnya, inilah.com memuat laporan bahwa pelaku menggunakan dua bom molotov untuk merusak kantor partai berlambang dua bulan sabit kembar itu. Sekretaris Umum DPD PKS Pinang, Jacky, menuturkan dirinya dan beberapa penghuni kantor sedang melaksanakan salat Isya saat insiden pelemparan itu terjadi. Suara yang ditimbulkan akibat lemparan botol itu sontak membuat kaget seisi kantor. Hingga saat ini aparat kepolisian dari Polresta Tanjung Pinang masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap para saksi terkait insiden itu. Salah satu surat ancaman yang ditemukan di lokasi dekat pecahan kaca bertuliskan "mundur-tarik mundur, atau kami buat kalian hancur." Namun saat ditanya kemungkinan adanya kaitan insiden ini dengan pemilihan Wali Kota Tanjung Pinang yang akan berlangsung 31 Oktober 2012 mendatang, Maryon tak mau berspekulasi. [JJ/Dtk/Inl] |
| Posted: 24 Oct 2012 10:29 PM PDT Khutbah Idul Adha Anis Matta | Alhamdulillah, besuk, Jum'at 26 oktober 2012 bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1433 H adalah Idul Adha. Alhamdulillah juga, Idul Adha 1433 H ini serempak tanpa adanya perbedaan hari di Indonesia, baik NU, Muhammadiyah maupun ormas-ormas Islam lainnya. Dalam rangka memenuhi permintaan sebagian pembaca untuk menampilkan Khutbah Idul Adha, bersamadakwah.com kembali memposting Khutbah Idul Adha Anis Matta yang sebenarnya ditulis pada 1431 H lalu. Namun demikian, isinya yang visioner dan menggugah, patut kita simak kembali. JALAN KEBANGKITAN DAN ITU ADALAH BEKERJA DAN BERKORBAN الحمد لله الذي فرض الجهاد على المسلمين و جعله مناط عزهم و رفعهم اشهد أن لا اله الا الله وحده لا شريك له و اشهد أن محمدا عبده و رسوله المبعوث رحمة للعالمين اللهم صل و سلم على هذا النبي الكريم.. الذي أدى الأمانة.. و بلغ الرسالة.. و نصح الأمة.. و جاهد فى الله حق جهاده.. و على آل بيته الأطهار.. وأصحابه الأبرار.. الذين آمنوا به.. و صدقوا بما جاء به.. و ساروا على نهجه.. و اقتدوا بسنته.. و على من جاء ممن بعد هم من التابعين و تابعيهم.. و على كل من سار على نهجهم إلى يوم الدين.. فيا معاشر المسلمين.. أوصيكم و اياى نفسى الخاطئة المذنبة بتقوى الله.. فقد فاز المتقون.. وإن العاقبة للمتقين Pagi ini memori sejarah kita membuka dirinya kembali, membawa kita pada kenangan ribuan tahun lalu. Pagi ini kita kenang lagi manusia-manusia agung yang telah menciptakan arus terbesar dalam sejarah manusia, membentuk arah kehidupan kita, dan membuat kita semua berkumpul di lapangan besar ini untuk sholat dan berdoa bagi mereka. Pagi ini kita agungkan lagi nama-nama besar itu: Nabi Ibrahim dan istrinya Hajar, Nabi Ismail dan Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wasallam. Bayangkanlah bahwa lebih dari 4000 tahun lalu tiga manusia agung itu – Ibrahim, Hajar dan Ismail – berjalan kaki sejauh lebih dari 2000 km – atau sejauh Makassar Jakarta – dari negeri Syam – yang sekarang menjadi Syria, Palestina, Jordania dan Lebanon – menuju jazirah tandus – yang oleh Al Qur'an disebut sebagai lembah yang tak ditumbuhi tanaman apapun –. Bayangkanlah bagaimana mereka memulai sebuah kehidupan baru tanpa siapa-siapa dan tanpa apa-apa.Bayangkanlah bagaimana mereka membangun ka'bah dan memulai peradaban baru. Bayangkanlah bagaimana 42 generasi dari anak cucu Ibrahim secara turun temurun hingga Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wasallam. membawa agama Tauhid ini dan mengubah jazirah itu menjadi pusat dan pemimpin peradaban dunia. Bayangkanlah bagaimana Ka'bah pada mulanya hanya ditawafi 3 manusia agung itu, kini setiap tahunnya ditawafi sekitar 5 juta manusia dari seluruh pelosok dunia yang melaksanakan ibadah haji – dan dalam beberapa tahun ke depan akan ditawafi sekitar 12 juta manusia setiap tahun, persis seperti doa Nabi Ibrahim: رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلَاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ Bayangkanlah bagaimana jazirah yang tandus tak berpohon itu dihuni oleh hanya mereka bertiga dan kini berubah menjadi salah satu kawasan paling kaya dan makmur di muka bumi, persis seperti doa Ibrahim: وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَذَا بَلَدًا آَمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ Bayangkanlah bagaimana Nabi Ibrahim bermunajat agar lembah itu diberkahi dengan menurunkan seorang nabi yang melanjutkan pesan samawinya, dan kelak Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wasallam menutup mata rantai kenabian di lembah itu, lalu kini – 1500 tahun kemudian – agama itu diikuti sekitar 1,6 sampai 1,9 milyar manusia muslim, persis seperti doa Ibrahim: رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آَيَاتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيهِمْ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ Bayangkanlah bagaimana – dari sebuah kampung kecil di Irak bernama Azar – Nabi Ibrahim datang seorang diri membawa agama samawi ini, melalui dua garis keturunan keluarga; satu garis dari istrinya Sarah yang menurunkan Ishak, Ya'kub hingga Isa, dan satu garis dari istrinya Hajar yang menurunkan Ismail hingga Muhammad, dan kini setelah lebih dari 4 millenium agama samawi itu – Islam, Kristen dan Yahudi – dipeluk oleh lebih dari 4 milyar manusia. وَوَصَّى بِهَا إِبْرَاهِيمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ يَا بَنِيَّ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى لَكُمُ الدِّينَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ ALLAHU AKBAR 3X Pagi ini kita kenang lagi perjuangan 4 milenium lalu itu. Dan akan terus kita kenang hingga riwayat kehidupan berakhir saat kiamat datang kelak. Begitulah agar kesadaran sajarah kita tetap terjaga, bahwa; Pertama, pertumbuhan adalah ciri agama. Berbagai kerajaan, dinasti, rezim dan imperium datang silih berganti dalam sejarah manusia. Ia lahir, tumbuh besar, berjaya, lalu menua, melemah dan akhirnya mati. Tapi agama yang dibawa Ibrahim datang dan terus bertumbuh tanpa henti hingga kini. Tak ada kekuasaan – sezalim dan setiran apapun ia – yang sanggup menghentikan laju pertumbuhannya. Agama ini membangun kerajaan dalam hati dan pikiran manusia, bukan bangunan megah di atas tanah yang akan segera punah oleh waktu. Agama terus bertumbuh karena memberi arah bagi kehidupan manusia, mengakhiri pencarian akalnya akan kebenaran, kebaikan dan keindahan, serta memenuhi dahaga jiwanya akan cinta, ketenangan dan kebahagiaan. Lihatlah bagaimana doa-doa Nabi Ibrahim menjadi kenyataan satu per satu dan terus menerus sepanjang waktu. Nabi Ibrahim mengajarkan kita sunnatullah yang menjadi hukum sejarah sebagaimana disebutkan dalam Al Qur'an: فَأَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاءً وَأَمَّا مَا يَنْفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِي الْأَرْضِ كَذَلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ Kedua, agama adalah narasi terbesar dalam sejarah manusia. Arus sejarah yang digerakkan oleh narasi Barat lahir dari ruh Kristiani. Sementara arus sejarah yang digerakkan narasi Timur lahir dari Islam. Jadi di Barat maupun di Timur agamalah yang membentuk semua peradaban besar yang pernah menghiasi lembar-lembar sejarah manusia. Dan selamanya akan terus begitu. Semua pemberontakan manusia untuk keluar dari jalan agama – seperti yang kita saksikan di abad yang lalu melalui gelombang sekularisme dan ateisme, baik atas nama ilmu pengetahuan atau atas nama yang lain – hanya akan berujung dengan kesia-siaan dan kesengsaraan. Lihatlah misalnya bagaimana perang dunia pertama dan kedua mengorbankan sekitar 94 juta nyawa manusia. Pemberontakan itu lahir dari keangkuhan manusia yang terlalu rapuh, disusun oleh akal yang terlalu sederhana untuk melawan kebenaran abadi yang dibawah oleh agama. اللَّهُ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ Ketiga, Islam adalah agama masa depan manusia. Rasio pemeluk Islam adalah sekitar 1 orang Muslim untuk setiap 1000 penduduk bumi di zaman Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wasallam. Kini angka itu berkembang menjadi 1 orang Muslim untuk setiap 5 orang penduduk bumi, termasuk sekitar 100 juta muslim yang menghuni benua Eropa dan sekitar 100 juta muslim yang menghuni China daratan. Semua perang yang ditujukan untuk merusak citra agama ini – seperti label fundamentalisme dan terorisme – demi mencegah manusia memeluknya tidak akan sanggup mencegah pertumbuhan dan penyebarannya, bahkan di jantung sekularisme seperti Eropa dan Amerika. Sementara itu semua sistem dan ideologi lain mulai bangkrut satu per satu seperti komunisme. Dan kini kapitalisme pun sedang menyusul secara perlahan dan pasti. Semua sistem dan ideologi itu tidak akan mampu memenuhi tuntutan dan dahaga manusia akan kebenaran, keadilan dan kebahagiaan. Dunia membutuhkan pencerahan baru, dan hanya Islamlah yang bisa membawa cahaya. Dunia membutuhkan sumber solusi, dan hanya Islamlah yang bisa menawarkan jalan keluar. ليبلغن هذا الأمر ما بلغ الليل و النهار Keempat, bekerja dan berkorban adalah tradisi kebangkitan dan kepemimpinan. Bekerja itu seperti menanam pohon. Berkorban itu adalah pupuk yang mempercepat pertumbuhannya. Kita mengenang Nabi Ibrahim hari ini karena ia hanya bekerja menabur kebajikan di ladang hati manusia. Tanpa henti. Kita mengenang Nabi Ibrahim hari ini karena pengorbanannya yang tidak terbatas. Makna hidup kita – baik sebagai individu maupun sebagai umat dan bangsa – terletak pada kerja keras dan pengorbanan tanpa henti dalam menebar kebajikan bagi kemanusiaan. Bekerja adalah simbol keberdayaan dan kekuatan. Berkorban adalah simbol cinta dan kejujuran. Itu nilai yang menjelaskan mengapa bangsa-bangsa bisa bangkit dan para pemimpin bisa memimpin. Hanya mereka yang mau bekerja dalam diam yang panjang, dan terus menerus berkorban dengan cinta, yang akan bangkit dan memimpin. Itulah jalan kebangkitan. Itulah jalan kepemimpinan. Itu nilai yang menjelaskan mengapa Islam – di masa lalu – bangkit dan memimpin peradaban manusia selama lebih dari 1000 tahun. Dan itu jugalah jalan kebangkitan kita kembali: bekerja keras dan berkorban tanpa henti. Dengarlah firman Allah swt: وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ وَسَتُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ ALLAHU AKBAR 3X Hari ini – sebagaimana kita mengenang manusia-manusia agung itu; Nabi Ibrahim dan istrinya Hajar, Nabi Ismail dan Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wasallam – kita juga mendengar rintihan hati umat manusia dari berbagai pelosok dunia. Di belahan dunia Islam ada rintihan anak-anak Palestina, Irak, Afganistan, Sudan, dan Khashmir yang membutuhkan solidaritas dan bantuan kita untuk membebaskan mereka dari kezaliman dan penjajahan. Bahkan bumi pertiwi sedang berduka. Hampir setiap saat, kita dikagetkan dengan berbagai macam bencana dan musibah, tak ada ujungnya. Bencana ada di sekitar kita, lebih-lebih di bulan ini, mulai dari banjir lumpur Warior, tsunami Mentawai dan gunung Merapi, bahkan gempa bumi setiap hari. Ratusan jiwa meninggal. Sementara di belahan dunia lainnya, ada milyaran jiwa manusia yang hidup dalam kehampaan dan juga menanti para pembawa cahaya kebenaran untuk menyelematkan dan mengeluarkan mereka dari himpitan hidup yang pengap kedalam rengkuhan cahaya Islam yang penuh rahmat. Tangis hati para korban kezaliman di Dunia Islam dan rintihan jiwa para pencari kebenaran di Dunia Barat sama-sama menantikan kehadiran kepemimpinan baru yang datang membawa cahaya kebenaran, cinta bagi kemanusiaan, tekad untuk bekerja keras serta kemurahan hati untuk terus berkorban. Marilah kita bangkit membebaskan diri kita dari keserakahan dan kebakhilan, kesedihan dan ketakutan, kelemahan dan ketidakberdayaan, egoisme dan perpecahan. Marilah kita bangkit dengan semangat kerja keras dan pengorbanan tanpa henti, melupakan masalah-masalah kecil dan memikirkan serta merebut peluang-peluang besar bagi kejayaan umat dan bangsa kita. Marilah kita bangkit dengan kepercayaan penuh bahwa Islam adalah masa depan manusia dan bahwa masa depan adalah milik Islam. Marilah kita bangkit dengan semangat dan keyakinan penuh bahwa kita bisa memimpin umat manusia kembali jika kita mau bekerja keras dan berkorban demi cita-cita besar kita. ALLAHU AKBAR 3X Demikian Khutbah Idul Adha Anis Matta. Mau baca tulisan Anis Matta lainnya? Klik Di Sini |
| You are subscribed to email updates from Bersama Dakwah To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |


